Rabu, 03 Desember 2014

Menyiapkan Benih Jagung Hibrida yang Harga Murah

Jagung merupakan bahan makanan pokok ke II terpenting setelah padi. Jagung digunakan sebagai bahan makanan pokok oleh lebih dari 18 juta rakyat Indonesia, selain sebagai bahan baku industri dan pakan ternak. Produksi jagung di NTB baru mencapai rata-rata 19,80 per/ha dan jauh dibawah produktivitas hasil penelitian sebesar 40-50 kw/ha pipilan kering jagung bersari bebas serta 70 - 80 kw/ha pipilan kering jagung hibrida. Minat petani NTB untuk menanam jagung hibrida dari tahun ke tahun meningkat meski harga benih jagung hibrida sangat mahal antara Rp. 17.500 - Rp. 19500/kg sedangkan kebutuhan per hektar sebanyak 20 kg, berarti benih saja dibutuhkan dana antara Rp. 350.000 - Rp. 390.000/ha. Sementara benih jagung hibrida hasil persilangan ini (Semar3) dapat dijangkau dengan harga Rp. 6.000, /kg, sehingga untuk kebutuhan per hektar membutuhkan biaya sebesar Rp. 120.000,- Untuk mendukung dan membantu petani memperoleh benih jagung hibrida dengan harga relatif murah, Badan Litbang Pertanian sudah memiIiki teknologi membuat
benih jagung hibrida.

BAHAN BENIH JAGUNG HIBRIDA

Balai Penelitian Tanaman Jagung dan Serealia lain (BALITJAS) Maros Sulawesi Selatan telah berhasil menciptakan benih jagung hibrida yaitu SEMAR-1 hingga SEMAR-9 dengan menyiapkan benih materi induk (BMI) berupa bunga jantan dan bunga betina. IPPTP Mataram di Peninjauan Narmada telah mendatangkan benih materi induk (BMI) jagung hibrida SEMAR- 3 dari BALITJAS Maros untuk bahan membuat benih jagung hibrida SEMAR-3 dengan benih materi induk GM 15 sebagai materi induk bunga jantan dan benih materi induk ST.2630 sebagai materi induk bunga betina.

PROSEDUR/CARA MENYIAPKAN BENIH HIBRIDA "SEMAR - 3"
  1. Penanaman benih materi induk GM IS dan benih materi induk ST.2630 seperti menanam jagung pada umumnya dengan jarak tanam 80 x 40 cm, 2 biji/lubang, dan komposisi 1 baris GM 15 dari 4 baris ST.2630.
  2. Pemeliharaan awal tidak beda dengan petunjuk budidaya jagung hibrida umumnya, hanya setelah tumbuh (umur 10 - 15 hari) setelah tugal diseleksi setiap lubang hanya ditinggalkan 1 tanaman.
  3. Tanaman harus dipupuk (sesuai rekomendasi setempat) hingga umur tanaman 30-35 hari setelah tugal dengan 2 - 3 kali aplikasi.
  4. Pada umur tanaman sekitar 53 hari setelah tugal agar diperhatikan karena bunga jantan akan mulai keluar/muncul. Lakukan pemotongan bunga jantan pada materi induk ST 2630 (yang setiap 4 baris) dengan cara seperti gambar di bawah ini. Pelaksanaan pemotongan bunga jantan pada tanaman materi induk betina dilakukan setiap pagi hari sebelum jam 9.00 selama 8 - 10 hari.
  5. GM 15 (yang setiap 1 baris) sebagai pejantan tetap dibiarkan bunga jantannya keluar dan berkembang, akan tetapi tanaman yang tingginya dianggap tidak sama seperti tinggi rata-rata yang ada (terlalu tinggi atau terlalu pendek dari rata-rata) agar dicabut.
  6. Materi induk ST.2630 (setiap 4 baris) sebagai induk betina yang kedudukan tongkolnya terlalu tinggi atau terlalu rendah dari rata-rata agar dicabut.
  7. Penyerbukan silang GM 15 dan ST.2630 terjadi secara alamiah baik oleh angin atau serangga.
  8. Lakukan pemeliharaan selanjutnya sesuai petunjuk budidaya jagung umumnya.

PANEN DAN PASCA PANEN

Tanaman sudah bisa di panen apabila telah mencapai umur tua dengan tanda-tanda kelobot berwarna putih kecoklatan. Perlakuan panen dan pasca panen sebagai berikut:
  1. Tongkol dari tanaman GM 15 tidak dijadikan benih atau tongkolnya bisa dipanen muda.
  2. Tongkol dari tanaman materi induk betina (ST.2630) di panen seperti biasa. Hasil panen diseleksi tongkol-tongkol yang seragam baik panjang maupun besarnya dipisahkan dari yang pendek dan kecil.
  3. Proses pasca panen sesuai petunjuk jagung umumnya
  4. Pemipilan dilakukan memisahkan hasil pipilan ke 2 ujung tongkol dengan bagian tengah tongkol jagung.
  5. Benih hibrida SEMAR - 3 adalah yang berasal dari pipilan bagian tengah dan lakukan penjemuran hingga kadar air 12%.
  6. Lakukan pengantongan dan penyimpanan sesuai petunjuk, bila menunggu waktu tanam.

Apabila menginginkan pertanaman 1 tanaman/lubang maka harus diyakini bahwa benih daya tumbuhnya 100%, dan jika tidak maka ditanam 2 biji/lubang yang setelah tumbuh (10 hari) salah satunya dicabut.

Keuntungannya bisa muncul 2 tongkol atau 1 tongkol ukuran besar. Bila 2 tanaman/lubang maka tongkolnya tidak sebesar tanaman/lubang akan tetapi berat biji 2 tanaman/lubang sama dengan berat biji 1 tanaman/l


 Tips Memilih Benih Jagung Hibrida Berkualitas


Tanaman jagung bagi petani ataupun pengusaha dibidang pertanian sudah tidak asing lagi, karena sejak ditemukannya kepulauan nusantara ini oleh nenek moyang kita, jagung sudah mulai ditanam. Akan tetapi untuk bercocok tanam jagung yang dapat menghasilkan panenan yang memilii kualitas dan kuantitas yang optimal diperlukan pengetahuan dan teknologi yang memadai. Aspek pengetahuan dan teknologi yang diperlukan untuk dapat memperoleh hasil panen yang optimal baik kualitas maupun kuantitasnya tersebut meliputi; emilihan lahan, pengolahan tanah, penggunaan benih hibrida yang berkualitas dan bermutu tinggi, pemupukan yang tepat, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), pemeliharaan tanaman, pengairan dan penanganan pasca panen yang baik dan benar.

Dari beberapa aspek tersebut di atas, satu dengan yang lainnya saling mendukung dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainnya. Pengetahuan dan teknologi budidaya jagung dari hari ke hari terus berkembang egitu cepat seiring dengan berkembangnya arus informasi dari luar, terutama pengetahuan dan teknologi tentang benih jagung hibrida yang berkualitas dengan potensi produksi tinggi. Benih-benih jagung hibrida yang

masuk ke Indonesia dan telah direalis oleh pemerintah sejak tahun 1984 jumlahnya sudah cukup banyak, tetapi yang berkembang dan digemari jumlahnya dapat dihitung dengan jari. Demikian juga dengan prosentase penggunaan benih hibrida jumlahnya masih relatif rendah dibandingkan negara-negara tetangga. Sebagai akibatnya adalah produksi rata-rata nasional baru mencapai 2,6 ton/ha (BPS.2000). Untuk memudahkan memilih benih jagung yang memiliki kualitas baik dan berpotensi tinggi, berikut ini akan kami uraikan tata caranya:

Cara memilih benih jagung hibrida yang berkualitas dan mem-punyai potensi hasil yang tinggi :

1. Asal-usul jelas :
  • Perusahaan atau badan yang memproduksi benih jelas tertera pada kemasan dan sudah teruji.
  • Asal-usul genetik jelas.
  • Telah direalis oleh pemerintah dan memiliki nomor surat keputusan.
  • Penjual resmi yaitu badan u s a h a / A g e n / d i s t r i b u t o r /Toko/Kios pertanian yang nterdaftar.

2. Wadah dan kemasan :
  • Benih dikemas dalam wadah plastik yang kedap air, udara dan cahaya.
  • Berat perwadah yaitu : 1 Kg, 4 Kg atau 5 Kg.
  • Pada kemasan tertera Nama Varietas, Berat bersih, Merek dagang, Nama dan alamat produsen atau distributor yang jelas.
  • Kemasan dicetak dengan tinta yang berkualitas dan tidak mudah terkelupas.

3. Label
  • Setiap satu kemasan terdapat satu label.
  • Pada label tertulis keterangan mengenai Nomor lot, Nama produsen, Nama varietas tanggal pengujian,  habis masa berlakunya label, Kemurnian benih, stempel produsen (bagi produsen yang telah memiliki  kreditasi dari pemerintah) dll.
  • Label berwarna biru dengan tulisan berwarna hitam.

4. Lain-lain
  • Benih yang berkualitas telah diberi perlakuan (Seed treatment) dengan pestisida.
  • Setiap berat 20 Kg dikemas lagi menggunakan kertas karton tebal untuk menjaga agar tidak rusak pada waktu pengangkutan dan penyimpanan.
  • Sebelum menentukan pilihan ketahui dulu deskripsi varietasnya baik melalui brosur atau lembaran surat keputusan yang dikeluarkan oleh departemen pertanian yang dapat diperoleh lewat penyuluh pertanian.

5. Anjuran
Untuk daerah yang merupakan endemik penyakit bulai (Peronosclerospora maydis) sangat dianjurkan untuk diberi perlakuan tambahan pada benih (Seed treatment) menggunakan fungisida Saromyul 35SD. Caranya setiap Saromyl 35SD sebanyak 2,5—5 gram dilarutkan dengan 8 cc air untuk 1kg benih jagung. Setelah

benih dicampur dengan larutan fungisida Saromyl 35SD kemudian di kering anginkan selanjutnya benih siap untuk ditanam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar